on Minggu, 03 November 2013

1 Dari Beberapa Rahasia Mencapai Kebahagiaan

             Kebahagian adalah hal yang di cari oleh orang orang bahkan itu di jadikan sebagai tujuan hidup. Bahkan sepanjang hidup setiap manusia selalu berjuang mencari kebahagiaan.  Pernahkah di hati kecil anda bertanya mengapa  kita belom bahagia ?  Ada sebuah contoh sederhana, berdasarkan pengalaman pencipta ini, biasanya orang yang terjebak dalam kemacetan yang luar biasa banyak orang yang marah marah.  Tapi ketika saya  menyalakan lagu di mobil hati saya merasakan gembira luar biasa. dan kemacetan tidak berdmpak lagi dan kita menikmati proses nya.  Sehingga saat sampai di depan rumah lagu belum selesai, saya memilih untuk memutar mutar komplek dan menunggu lagu selesai.

  Maknanya adalah Untuk bahagia kalian tidak butuh apa apa. kalian hanya butuh diri sendiri.  Untuk bahagia, kalian harus menerima keadaan anda apa adanya. Bersatu dalam kepasrahan.  Dan bahagia itu tidak mengacu pada pencapaian tapi pada proses.


             7 Law Of Happiness

        adalah metode yang secara sistematis dapat membuat orang bahagia. Dengan perhatian, dan pikiran tertuju pada hal yang positif. Tetapi kita kali Ini hanya bakal bahas 1 dari 7 Law-nya okeee!! Ketujuh rahasia itu mencakup = hubungan kita dengan diri kita sendiri ini 3 rahasia pertama ini berkaitan dengan Bersabar, Bersyukur, Sederhana. 3 rahasia kedua adalah berkaitan dengan hubungan antara kita dengan orang lain mencakup 3 hal yaitu Cinta atau kasih sayang, memberi, memaafkan.  satu rahasia terakhir berhubungan dengan hubungan kita dengan tuhan atau god relation yaitu tawakal atau berserah diri.

    

        Saat ini kita bahas yang pertama yaitu "sabar".  Sebenarnya akar dari segala kehidupan ini adalah "patient atau sabar ". Bahwa Sabar itu adalah kunci segala galanya, sabar adalah kunci kesuksesan, kebahagian dan  kunci dan esensi untuk menikmati  hidup ini. Bisakah anda mencapainyaa ? Sebagai manusia kita memiliki kecendrungan untuk tidak sabar.  Manusia pada dasarnya selalu mencari kenikmatan dan menghindari kesensaraan.  Tapi melalui proses pendewasaan kita dapat belajar untuk bersabar.  Walaupun demikian kita juga memiliki sifat yang terkadang tidak sabar dan tak hanya itu manusia juga mempunyai sifat yang tergesa gesa dalam melakukan sesuatu dan kita beranggapan bahwa lebih cepat itu lebih baik. Dalam dunia modern seperti sekarang ini kita lebih menuju multitasking atau melakukan banyak pekerjaan dalam suatu waktu.  Multitasking dianggap sebagai professional yang berhasil dan sabar dianggap lamban passif dan mungkin kalah.

      
              Sabar dalam menunda respon .  Menunda respons paling bagus dalam hal marah.  pada saat marah kita harus waspada karna marah memicu tindakan yang merugikan orang,  hampir semua kejahatan di dunia ini terjadi karena kemarahan. menunda respons berlaku juga pada situasi menyenangkan untuk menghindari lalai dan tergelincir.  misalnya saja kita mendengar kata tidak resmi bahwa kita akan di naikan jabatannya, kita pun menyampaikan kabar itu ke mana mana. sayangnya belakangan terjadi perubahan kebijakan, bisa saja karena atasan anda itu berubah pikiran, dan mungkin berbalik jadi tidak menyukai kita. Karena perubahan perilaku kita. Untuk mencegah seperti itu maka bersabarlah untuk menunda emosi positif dan negatif. Sabar di kalah susah itu sangat penting tapi sabar di kala senang jauuuuh lebih penting.

            Dengan menyatukan badan dan pikiran di suatu tempat dengan itu kita dapat menikmati indahnya hidup ini detik demi detik.  Misalnya di siang hari yang panas, kita membeli es jeruk atau es kelapa karena kehausan.  rasakanlah detik demi detik ketika kita meneguk minuman itu dan rasakan lah air yang mengalir di kerongkongan kita dan perhatikan lah warna nya rasanya dan rasakan sensai kesegarannya. inilah cara terbaik untuk mengapresiasikan hidup kita.

           Sabar itu kata kerja aktif, bukan pasif.  Berdiam diri dan tidak melakukan apa apa itu bukanlah bentuk kesabaran. Kesabaran itu adalah perlakuan yang dapat merubah sesuatu . Dan segala yang di lakukan itu seungguhnya berdasarkan kesabaran dan berakhir di tawakal atau berserah diri.  ketika gagal kita harus mencoba dengan cara berbeda yang jauh lebih baik.

          Sabar yang keempat melakukan suatu hal di suatu waktu.  Bayangkan sebuah makanan kesukaan kita.  kita sedang asyik memakan makanan tersebut.  setiap menyantap makanan kesukaan saya suka menikmati dan menjiwai mengunyah dan melumat makanan dan rasakan kepuasan yang merayap perlahan ketika makanan mencapai lambung. Kesabaran adalah melakukan suatu hal di suatu waktu dengan kesadaran yang penuh. 

              Sabar yang ke lima menikmati proses tanpa terganggu pada asil akhir.  Proses sesungguhnya jauh lebih penting dari pada hasil, bahkan proses seharusnya dinikmati satu demi satu dan detik demi detik tahap demi tahap secara perlahan dengan konsentrasi.  menikmati proses adalah keindahan yang luar biasa.  Seperti film romeo dan juliet kita menikmati prosesnya bukan lah hasilnya. inilah yang akan menjauhkan anda dari perasaan stress dan  tertekan dengan demikian sabar itu adalah sebuah nikmat bukan sebuah kesulitan. 

         Sabar yang ke enam adalah menyesuaikan tempo kita dengan tempo orang lain.  sesuatu yang membuat kita kesal adalah saat kita ingin orang lain menyesuaikan kecepatn pikir dengan kita. contoh saat saya sedang almatsurat saya kadang ingin melakukan al matsurat seperti orang orang dewasa yang temponya cepat dan membuat saya lebih fokus. tapi teman teman sekelas saya malah menggunakan lagam sekolah saya dengan demikian saya menjadi memaksakan tempo itu dan merasa kesal dan menujukan kekesalan pada satu orang.  Saya sadar kalau teman saya belom mengerti akan keinginan saya dan belom mengerti akan lagam saya. jadi saya harus menyesuaikan temponya walaupun dengan terpaksa.  untuk mempercepat tempo adalah dengan kita mulai dahulu dengan memperlambat tempo kita lalu memberi pemahaman kepada orang lain. dan lalu naikkan temponya ketika sudah setuju.

   Sabar yang ketujuh adalah hidup selaras dengan hukum alam.  Sabar adalah sebuah cara hidup yang sesuai dengan cara alam berproses.  ini bertentangan dengan cara hidup kita ini yang ingin sesuatu serba instan.  keinginan ini berlangsung dalam segala aspek kehidupan banyak orang yang menginginkan kekayaan tanpa berusaha dan melakukan proses cukup lama. Ini berarti mereka sudah melanggar hukum alam dengan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.  mereka telah merusak kedamaian dalam diri mereka sendiri.  adapula orang yang ingin lebih cepat tenar dan terpandan di masyarakat dengan cara memakai gelar.  kalau seperti ini hidup akan cemas dan khawatir kalau ada orang yang mempertanyakan gelar atau jabatan kita.  kesimpulannya seorang yang memiliki kesabaran tidak akan mengeluh untuk meraih kesukesan dan kebahagiaan.  kesabaran sudah semestinya dipandang sebagai pro aktif.