on Rabu, 20 November 2013

            Menurut saya Pendidikan adalah proses pembelajaran baik terhadap lingkungan atau pun pelajaran sekolah.  Seringkali pendidikan menjadi topik yang hangat dalam pembicaraan.  Dan tingkat pendidikan indonesia terlalu rendah. Indonesia menempati rangking ke 64 dalam hal pendidikan sedunia pada tahun 2012 dan ada 360 ribu sarjana yang pengangguran di tahun 2013 ini.  Bagi saya, Orang yang jarang menuntut ilmu sama saja kaya pohon yang tidak disiram air. Makin lama maka makin layu, sama halnya dengan manusia. Makin jarang menuntut ilmu, maka makin banyak jaringan neuron yang tidak tersambung .  bahkan mungkin, karena kelamaan menganggur dan tidak melakukan apa apa dapat menyebabkan neuron itu putus.  Semakin lama semakin banyak yang putus dan tamat. 

           Menurut Republika ada 7 penyebab mutu pendidikan di Indonesia itu rendah = 
  1. Pembelajaran Hanya Pada Bukut Paket.
  2. Mengajar Satu Arah.
  3. Kurangnya sarana belajar.
  4. Aturan Yang Mengikat.
  5. Guru tak menanamkan diskusi dua arah.
  6. Metode Pertanyaan terbuka tak dipakai.(Open Book)
  7. Budaya mencontek.

    Asal kalian tau saja Pendidikan itu secara tidak langsung banyak manfaatnya. Contohnya : Dengan sering kita berinteraksi sama guru dan melakukan hal hal yang sulit neuron kita akan terpacu untuk saling berhubungan.  Kita dapat lebih mudah berinteraksi dengan orang lain dan bergabung dengan organisasi organisasi.  Dan kita bisa berinteraksi dengan orang luar negeri.  Dan kita bisa menjadi lebih matang untuk menghadapi dunia yang "sebenarnya". 



     Saya rasa pemerintah sudah mengeluarkan cukup tenaga untuk membenahi pendidikan bangsa ini.  Hanya masih banyak oknum dan orang yang menyalahgunakannya.  Coba lihat pemerintah sudah keluarkan Dana BOS, Sistem wajib belajar 9 tahun, Beasiswa pada siswa berprestasi, dan lain lainnya.  Kita hanya tinggal menikmati fasilitas yang sudah di berikan oleh pemerintah, tapi memang kadang faktor dari dalam juga mempengaruhi seperti guru yang tidak peduli pada muridnya dan cenderung mengajar dengan tidak niat dan  atau menjadi guru hanya untuk dilihat oleh orang lain dan mendapat gajinya saja.  Di daerah kelurahan sudah banyak organisasi organisasi yang peduli terhadap orang putus sekolah dan membuat sekolah khusus orang dewasa. Nah, banyak kan usaha pemerintah ! Ayo rajin belajar jangan males malesan #aduh ga ngaca dulu.  Sekian dari saya terima kasih banyak untuk membacanya, wassalamualaikum wr. wb.